Membimbing adalah tugas dari seorang guru. Selain mengajarkan berbagai macam materi tentu tidak dapat dipungkiri adalah membimbing. Membimbing menjadi seorang siswa yang baik adalah tugas guru. Guru membimbing anak didik dapat dilakukan dengan berbagai cara, melalui kegiatan yang memiliki nilai keagamaan yang kuat dengan mengajarkan kebiasaan rutin yang efektif sebagai sumber pendidikan karakter Relegius. Salah satu kebiasaan yang membuat anak didik dapat menjadi salah seorang yang berkarakter maju dan baik adalah memiliki pengetahuan dan ketrampilan yang baik. Bentuk kebiasaan membimbing kebiasaan mengaji di pagi hari adalah sesuatu dasar yang kuat dalam membangun pembiasaan yang baik. Suasana pagi akan terlihat lebih tenang dan nyaman melalui bimbingan mengaji di pagi hari. Banyak manfaat yang dapat diperoleh oleh anak didik antara lain adalah sikap disiplin dan istiqamah dalam belajar ilmu pengetahuan. Setiap apa yang akan dilakukan guru dalam membimbing ilmu pengetahuan agama akan mengalir menjadi pahala di akhirat dan kebiasaan baik hidup di dunia. Tidak banyak hal positif yang melebihi besar manfaatnya membimbing al quran yang digunakan sebagai alat membimbing anak didik dari awal masuk hingga proses belajar berikutnya. Pagi hari yang identik dengan semangat yang lemah dan motivasi rendah adalah ujian bagi anak didik. Karena itu guru berperan belajar banyak untuk mendidik anak nya belajar dengan baik.
Saat belajar dengan guru untuk mengikuti pembiasaan mengaji di pagi hari adalah kebutuhan yang tepat untuk dilakukan guru kepada anak didiknya. Membaca, melihat dan mendengar bacaan Al Quran merupakan sesuatu yang dapat membuat hati dan pikiran anak didik lebih nyaman. Sehingga dapat meningkatkan kinerja di sekolah untuk menerima pengetahuan dan pembelajaran dengan baik dan benar.
Agama telah mengajarkan kepada umatnya untuk belajar di dunia melalui bimbingan Al Qur'an sebagai bahan untuk bersyukur kepada Tuhan. Karena Al Qur'an sebagai petunjuk yang diberikan oleh sang pencipta adalah bukti adanya kebijakan dan kebutuhan umat berfokus pada penyelesaian terhadap Al Qur'an.
Sebagai tugas dan tanggung jawab bersama maka guru dan anak didik harus mengembangkan kemampuan untuk melakukan usaha belajar Al Qur'an dimanapun dan kapanpun. Belajar Al Qur'an merupakan belajar ilmu agama dan bekal akhirat serta modal kebiasaan di dunia.
Kebiasaan yang baik dapat menumbuhkan spiritual kerohanian dan karakter positif. Sehingga menjadi roh untuk ikut belajar pengetahuan agama yang banyak di dunia bekal bekal diakhirat.

