*KAFAAH PASANGAN HIDUP*
Catatan Minggu pertama
~Pengertian Kafaah
Kafaah menurut pandangan Islam adalah sebuah pandangan tentang keseimbangan dalam menjalankan roda kehidupan. Hidup seharusnya memperhatikan betapa pentingnya Kafaah atau keseimbangan, khususnya terhadap keluarga. Selama ini banyaknya masalah yang bermunculan dalam kehidupan di keluarga dan di masyarakat, tidak terlepas dengan adanya keseimbangan yang mulai tidak diperhatikan. Masalah masalah yang muncul baik ekonomi, pendidikan, budaya, sosial, politik didalam kehidupan berkeluarga dan bermasyarakat sangatlah banyak. Masalah masalah tersebut tidak terlepas dengan keseimbangan yang mulai kurang diperhatikan. Seperti kekerasan terhadap seorang pasangan, pembunuhan didalam rumah tangga, pertengkaran didalam lingkup keluarga, sampai yang berujung pengadilan, bahkan sampai keranah hukuman atau penjara. Semua itu karena keseimbangan (kaffah) masing masing pasangan yang kurang diperhatikan. Bahkan di Tulungagung salah satu contohnya, banyak perselisihan dan kesalah pahaman terhadap pasangan keluarga yang berujung di pengadilan agama, hingga akhirnya pengadilan memisahkan pasangan karena kurangnya masyarakat dalam membangun keluarga kurang memperhatikan kaffah. Mereka tidak berpikir betapa hancurnya pasangan, karena perselisihan yang tidak memperhatikan keseimbangan. Tentu kita harus memperhatikan dulu apa itu keseimbangan, sebelum masuk dan membangun sebuah keluarga. Hingga pada waktunya ketika kita berkeluarga dapat menjalin keeratan dan kekuatan antar pasangan. Dalam Islam keseimbangan diantara pasangan sangatlah luas dan banyak. Selain luas dan banyaknya faktor faktor yang menjadi keseimbangan Banyak hal hal sana yang harus selalu diperhatikan dan perlu untuk saling. memperhatikan keseimbangan itu bagaikan timbangan apabila beban tak seimbang salah satu sisi akan jatuh dan sisi lainya merasa kuat dan akhirnya tidak lagi terjadi keutuhan. Karena begitu pentingnya keseimbangan maka sangat perlu untuk kita mempelajari ruang lingkup keseimbangan khusunya dalam kehidupan yang menuju pada Masa membangun keluarga. Sehingga yang pada akhirnya tujuan kehidupan dapat berjalan tanpa adanya kesalahan dan perselisihan dan terbangun kokoh dan berjalan sesuai harapan.
Di tulis oleh:
Mohamad Feri Fadli
Pada Minggu 7 Juni 2020. (Catatan. Insya Allah setiap minggunya akan ada sambungannya).
No comments:
Post a Comment